Air Mineral Atau Air yang di rebus, Manakah Yang Lebih Baik?

Air mineral merupakan Kebutuhan air minum di rumah harus dipenuhi setiap hari. Air minum merupakan sumber cairan bagi tubuh manusia. Apabila kebutuhan cairan melalui air minum terpenuhi, maka tubuh bisa beraktivitas dengan lancar.

Pentingnya kebutuhan air minum ini membuat orang berusaha menemukan yang berkualitas. Namun, tidak jarang banyak yang bingung untuk menentukan pilihannya.

Air yang biasa diminum dikenal terbagi menjadi 2 macam, yaitu air mineral dan air yang dimasak. Kedua air ini memiliki penampilan yang sama, namun pada nyatanya kandungan zat didalamnya berbeda. Lalu, manakah yang lebih baik antara air bermineral dan rebusan? Simak ulasannya berikut ini.

Air Mineral
Air minum dalam kemasan yang ada di pasaran pada umumnya sudah melalui proses pengolahan. Sistem penyaringan yang digunakan biasanya menggunakan UV filter.

Proses penyaringan ini guna membunuh kuman berbahaya yang ada di air. Melalui UV filter ini bakteri di air akan mati. Namun, setiap perusahaan air minum mempunyai jenis UV filter yang berbeda-beda dengan kualitas masing-masing.

Sistem filtrasi yang tidak sama antar perusahaan air minum membuat kualitasnya berbeda-beda pula. Untuk itu Anda tidak boleh sembarangan membeli air mineral untuk minum keluarga.

Usahakan membeli air minum dari perusahaan yang sudah memiliki ijin edar dari BPOM. Pada saat akan membeli air mineral, Anda juga harus memperhatikan tanggal kadaluarsanya.

Memang pada dasarnya air bisa digunakan kapan saja. Tetapi, untuk air minum dalam kemasan yang memang sudah diproses secara khusus perlu diperhatikan menganai tanggal kadaluarsanya.

Hal ini agar Anda tidak salah pilih dan menggunakan air yang sudah kadaluarsa. Air minum kemasan yang melewati tanggal kadaluarsa akan berbahaya.

Air Rebusan
Setiap rumah memiliki sumber air bersih berbeda-beda, di antaranya adalah PAM dan sumur. Tidak sedikit orang yang memilih mengolah air minum dari kedua sumber ini.

Biasanya air dari sumur ataupun PAM direbus dahulu sebelum diminum. Namun, orang yang mengonsumsi air minum yang bersumber dari sumur ataupun PAM ini belum tentu paham mengenai kandungan zat di dalamnya.

Pada dasarnya air sumur atau PAM yang mengalir di rumah-rumah warga ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, misalnya mencuci. Air sumur yang berasal dari galian tanah ini belum teruji kebersihannya.

Apalagi jika air sumur yang keluar berwarna kekuningan dan mengeluarkan bau. Anda perlu mengujinya terlebih dahulu ke laboratorium agar bisa mengetahui apakah air sumur tersebut aman atau tidak.

Air PAM yang mengalir di rumah warga juga belum tentu kualitasnya. Filtrasi yang dilakukan PAM belum tentu bisa membuat semua kuman dalam air menghilang. Apalagi setelah air tersebut melalui pipa-pipa saluran yang belum tentu kebersihannya.

Manakah Yang lebih Baik?
Apabila Anda tetap memilih menggunakan air sumur atau PAM untuk diminum sehari-hari, maka harus menemukan cara yang tepat untuk mengolahnya. Anda harus memastikan bahwa air berasal dari sumber yang aman dan terbebas dari mikroorganisme.

Setiap daerah memiliki kualitas air berbeda-beda, maka Anda harus memikirkan lagi jika ingin merebusnya untuk dikonsumsi. Memilih air sumur untuk direbus tidak boleh dengan sembarangan.

Anda harus melihat bagaimana aktivitas di area sumur. Sebab, aktivitas yang terjadi di area sumur juga akan mempengaruhi airnya. Misalnya saja ada orang yang mencuci di area sumur, otomatis air bekas cucian tersebut akan meresap kembali ke tanah.

Akibatnya jika Anda mengambil air sumur untuk dikonsumsi akan membahayakan bagi tubuh. Ini disebabkan air sudah terkontaminasi mikroorganisme. Jika ini diteruskan, maka tubuh bisa saja mengalami ganggguan kesehatan.

Sebaiknya Anda memilih air mineral untuk dikonsumsi sehari-hari. Ini disebabkan air minum ini sudah melalui proses filtrasi khusus yang membuatnya bebas kuman.

Proses sterilisasi ini membuat air mineral lebih aman, sebab memang diolah khusus untuk diminum. Anda juga perlu memperhatikan dari mana air sumber tersebut diperoleh. Dalam membeli air minum kemasan, Anda juga harus memilih sumber yang terpercaya.

Anda harus pandai memilih tempat penyedia air mineral yang terjamin kualitasnya. Memilih merk air minum tersebut juga penting dilakukan. Sebab setiap air mineral yang dijual di pasaran memiliki proses dan alat sterilisasi yang berbeda-beda. Maka dari itu pilihlah air minum yang berkualitas.

Sudah paham bukan mengenai mana yang lebih baik antara air mineral dan rebusan? Sangat disarankan untuk mengonsumsi air mineral karena memang diolah khusus untuk dikonsumsi.

Memang untuk mendapatkannya Anda perlu mengeluarkan budget lebih, daripada jika merebusnya sendiri. Namun ini tidak akan membuat Anda rugi, sebab terjaminnya kualitas air minum, akan berdampak pada kesehatan keluarga.

Air minum merupakan sumber utama cairan dalam tubuh. Apabila kebutuhan air minum yang bersih dan higienis terpenuhi, maka aktivitas sehari-hari juga tidak akan mengalami hambatan.