Fungsi Sinar Ultraviolet untuk Sterilisasi Air, Ternyata Cukup Beragam

Sinar ultraviolet (UV) adalah jenis radiasi elektromagnetik yang digunakan untuk membunuh mikroorganisme dalam air melalui proses sterilisasi. Proses ini sangat efektif dan dianggap sebagai salah satu cara paling efisien untuk membersihkan air dari mikroorganisme berbahaya seperti bakteri, virus, dan jamur.

Oleh karena itu, sinar UV sering digunakan dalam industri pengolahan air untuk memastikan air yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi atau digunakan dalam berbagai keperluan industri.

Tapi, tahukah Anda bahwa fungsi sinar UV untuk sterilisasi air sebenarnya cukup beragam? Disini kita akan membahas berbagai fungsi sinar UV dan beberapa hal mengenai sinar UV dalam sterilisasi air.

Apa Itu Sinar Ultraviolet?

Sebelum memahami apa saja cara kerja dan fungsi sinar ultraviolet dalam menghilangkan mikroorganisme dari kandungan air atau yang kerap kali memiliki sebutan sterilisasi. Anda juga perlu memahami pengertian dari sinar ultraviolet itu sendiri lebih dulu.

Perlu Anda ketahui, sinar ultraviolet merupakan salah satu bentuk dari gelombang, sama seperti suara maupun gelombang radio. Ketika memahami hal ini, Anda bisa lebih mengetahui karakteristik sinar atau cahaya dari panjang gelombangnya.

Meski tidak kasat mata, namun keberadaan sinar ultraviolet identik dengan warna ungu atau magenta. Hal tersebut dapat Anda lihat ketika mencoba menaruh sinar ultraviolet di ruangan yang kedap cahaya. Lantas, mengapa sinar ultraviolet memiliki warna ungu?

Warna ungu yang merupakan salah satu karakteristik dari sinar UV ini dapat terbentuk berkat panjang gelombang sinar UV yang berkisar antara 100 – 400 nm (singkatan dari nanometer). Jika panjang gelombang sinar UV berubah, ia juga akan berubah dari segi karakteristik visual, alias warnanya.

Dari panjang gelombangnya, sinar UV terbagi atas tiga, yakni UV A, UV B, dan UV C. Dari ketiga jenis sinar UV ini, UV C adalah jenis yang paling ampuh membunuh bakteri. Maka dari itu, banyak orang memanfaatkan sinar ultraviolet C.

Cara Kerja Sinar Ultraviolet dalam Sterilisasi

Setelah memahami apa itu sinar ultraviolet, Anda dapat mengetahui bagaimana sinar ini bekerja untuk memberikan fungsi sinar ultraviolet yang paling utama, yakni membunuh bakteri.

Panjang gelombang yang cukup rendah dari sinar ultraviolet (terutama sinar UV C) dapat masuk ke bagian tubuh mikroorganisme maupun patogen yang ingin Anda hilangkan. Fungsi sinar UV ini tidak terbatas hanya pada sterilisasi air. Namun, juga sterilisasi benda padat, seperti HP, pakaian, dan lain sebagainya.

Bahkan, sinar UV dapat menghancurkan rantai DNA dan RNA yang terdapat pada virus. Maka dari itu, sinar UV adalah salah satu metode atau cara menghilangkan virus yang sempat digandrungi ketika pandemi COVID-19 sedang marak. Hingga sekarang, sinar ultraviolet juga masih digunakan banyak orang.

Agar dapat menggunakan sinar ultraviolet sebagai sarana sterilisasi air, Anda membutuhkan lampu UV. Namun, Anda juga harus memahami bahwa, lampu UV ini memancarkan sinar radiasi yang tidak hanya “berbahaya” untuk mikroorganisme, tetapi juga tubuh Anda.

Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati untuk tidak memaparkan sinar ini ke bagian tubuh Anda jika tidak ingin terkena penyakit. Jika terdapat kondisi di mana mau tidak mau Anda harus terpapar, Anda bisa memanfaatkan lotion sunscreen untuk melindungi tubuh dari sinar UV.

4 Fungsi Sinar Ultraviolet dalam Sterilisasi Air

Berikut ini adalah beberapa fungsi sinar UV dalam menjaga pasokan air agar tetap bersih:

1. Sinar Ultraviolet dalam Kolam Ikan

Layaknya hewan pada umumnya, ikan merupakan sebuah makhluk hidup yang rentan akan adanya penyakit dan hama. Salah satu penyebab utama adanya penyakit pada ikan adalah lingkungannya yang tidak higienis.

Lingkungan kolam yang tidak higienis merupakan sarang utama dari adanya bakteri, kuman, virus, maupun patogen lain yang mungkin dapat muncul untuk menyerang ikan. Maka dari itu, fungsi sinar ultraviolet di tempat ini sangat berguna bagi ikan dan peternak ikan.

Biasanya, lampu sinar UV memiliki letak di tepi kolam kaca yang memancarkan warna ungu berpendar. Selain sebagai sterilisasi, lampu sinar UV juga memiliki fungsi untuk menambah keindahan dari sebuah kolam ikan di samping ornamen lainnya.

2. Sinar Ultraviolet Air Minum Isi Ulang

Jika memperhatikan depot minum air isi ulang, Anda akan menemukan warna ungu yang ada di dalam bilik pengisiannya. Ternyata, itu adalah lampu sinar UV yang memiliki kegunaan untuk filtrasi air.

Cara kerja lampu UV di depot air minum isi ulang adalah dengan mengalirkan air di dalam pipa yang telah berisi lampu UV. Tujuannya adalah untuk menghancurkan mikroorganisme, patogen, dan kontaminan.

Jenis lampu ultraviolet untuk air minum terbagi berdasarkan kapasitas debit airnya yang tergambar atas gpm atau galon per menit. Namun, galon yang dimaksud di sini adalah sebuah satuan volume, bukan kapasitas galon air minum isi ulang.

3. Sinar Ultraviolet untuk Cooling Tower

Dari hal yang sesederhana kolam ikan, ternyata siapa yang akan menyangka jika sinar UV juga punya andil besar dalam proses industri secara keseluruhan.

Di antara banyaknya alat di industri, cooling tower atau menara pendingin adalah salah satu komponen yang membutuhkan sterilisasi air. Perlunya fungsi sinar ultraviolet pada cooling tower adalah untuk mencegah masuknya patogen dan kontaminan dari udara maupun dari dinding pipa.

Tidak hanya itu, untuk dapat membersihkan air di cooling tower, Anda juga dapat menggunakan metode membran ultrafiltrasi yang memanfaatkan prinsip reverse osmosis.

4. Sinar Ultraviolet untuk Industri Makanan dan Minuman

Tidak hanya untuk kebutuhan minum, air yang bersih juga merupakan hal yang perlu ada jika bicara soal bahan baku sebuah makanan. Layaknya gula dan garam, air adalah komposisi yang tidak boleh luput dari proses pembuatan makanan.

Maka dari itu, tak heran jika industri makanan juga harus menjaga kualitas bahan baku air mereka dengan sangat hati-hati. Agar dapat memastikan kualitas air, banyak industri makanan dan minuman yang memasang lampu sinar UV di pabrik mereka.

Tidak hanya menggunakan sinar UV, kadang filtrasi juga perlu untuk mencegah adanya kontaminan yang tidak bisa hancur dengan paparan sinar UV saja. 

Sudah Paham Fungsi Sinar Ultraviolet untuk Filtrasi Air?

Itulah cara kerja beserta contoh aplikasi dari fungsi sinar ultraviolet dalam sterilisasi air. Jika Anda membutuhkan jasa sterilisasi, Tanindo merupakan tempat jual membrane ultrafiltrasi yang dapat membantu proses sterilisasi air lebih mudah.

Tanindo akan menjamin kualitas air Anda dengan tenaga ahli yang telah berpengalaman dan dapat dipercaya oleh beberapa perusahaan besar dalam menangani perusahaan mereka. Tunggu apa lagi? Hubungi kontak Tanindo sekarang.