Air Sumur Kuning dan Berbau? Ini Penyebab dan Solusi Terbaik

Apakah Anda pernah mengalami air sumur kuning dan berbau tidak sedap? Masalah ini bisa jadi cukup mengganggu, terutama mengingat air menjadi sumber kehidupan manusia. Tapi jangan khawatir, karena dengan mempelajari berbagai penyebab dan solusi di artikel ini, masalah air Anda bisa teratasi.

Penyebab Air Sumur Kuning dan Bau

Pada dasarnya, air yang bau dan berwarna kuning dapat terjadi karena berbagai faktor internal maupun eksternal. Berikut beberapa penyebab yang mungkin menyebabkan kualitas air di rumah Anda memburuk:

A. Galian Sumur Kurang Dalam

Bukan rahasia lagi jika galian sumur yang kurang dalam dapat memiliki dampak serius terhadap kualitas air sumur Anda. Salah satu alasan utama adalah karena sumur yang dangkal cenderung lebih rentan terhadap pencemaran dari lingkungan sekitarnya. 

Sederhananya, ketika sumur terlalu dekat dengan permukaan tanah, risiko air terkontaminasi limbah domestik, pestisida, atau zat-zat kimia lainnya meningkat secara signifikan. Selain itu, galian yang dangkal juga lebih rentan terhadap pencemaran oleh air hujan yang membawa kotoran dan limbah organik dari permukaan tanah. 

Akibatnya, air sumur bisa mengandung partikel-partikel padat yang menyebabkan warna kuning dan bau tidak sedap. Kedalaman sumur yang kurang juga dapat mempengaruhi sirkulasi air tanah, dimana memungkinkan bakteri dan mikroorganisme lainnya untuk berkembang biak dengan lebih mudah. 

B. Kondisi Geologis atau Struktur Tanah yang Buruk

Alasan air sumur kuning dan berbau tidak sedap berikutnya mungkin karena kondisi geologis dan struktur tanah yang buruk. Sebab, faktor tersebut sebenarnya dapat berdampak signifikan pada kualitas air yang Anda gunakan. 

Salah satu alasan yang mungkin terjadi adalah karena tanah yang retak atau tidak padat memungkinkan air hujan dan air resapan mengkontaminasi sumur Anda. Ketika air sumur tercemar dengan berbagai zat asing, bahan kimia, limbah industri maupun domestik, residu pertanian, atau kotoran hewan tentu kualitas akan menurun. 

Selain itu, kondisi geologis yang buruk seperti adanya retakan atau rekahan dalam batuan bisa menjadi jalur bagi zat-zat berbahaya untuk masuk ke dalam air tanah. Akibatnya, air sumur bisa mengandung partikel-partikel padat yang menyebabkan warna kuning dan bau tidak sedap. 

C. Perubahan Musim

Seperti yang Anda tahu, setiap peralihan musim, kualitas air dalam sumur, sungai, dan sumber air lain dapat mengalami perubahan. Perubahan musim memiliki dampak signifikan air sumur kuning dan berbau, karena pola hujan yang berubah selama musim berganti. 

Pada musim hujan misalnya, curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan tanah menjadi lebih lembab dan air dapat meresap ke dalam tanah dengan mudah. Hal ini tentunya dapat mengakibatkan tercampurnya air sumur dengan berbagai zat pencemar seperti tanah, lumpur, dan bahan kimia dari permukaan tanah. 

Sementara itu, pada musim kemarau, kualitas air sumur juga dapat terpengaruh karena penurunan volume air tanah dan peningkatan konsentrasi zat-zat terlarut. Pertumbuhan bakteri, gas alam seperti hidrogen sulfida, pertumbuhan lumut, dan konsentrasi zat mangan juga bisa muncul saat perubahan musim.

D. Masalah pada Pipa

Faktor berikutnya yang mungkin terjadi adalah muncul masalah pada pipa, khususnya kondisi pipa yang tua atau rusak rawan mengakibatkan terjadinya kebocoran. Masalah yang terpicu pada kondisi pipa yang Anda gunakan, memungkinkan air sumur kuning dari kontaminasi lingkungan sekitarnya. 

Misalnya masalah air hujan yang merembes ke dalam pipa, pertumbuhan lumut, kontaminasi limbah dan berbagai masalah lainnya. Selain itu, pipa yang korosif atau terbuat dari material yang tidak aman dapat menyebabkan pengotoran air dengan logam berat atau senyawa kimia yang beracun. 

Solusi Air Sumur Kuning dan Bau Tidak Sedap 

Jika Anda mengalami masalah air sumur kuning, ada beberapa solusi yang mungkin bisa dicoba. Berikut ini penjelasannya:

1. Menggunakan Kaporit dan Tawas

Walaupun kedua bahan ini cukup berbahaya jika terakumulasi dalam tubuh, namun faktanya kedua bahan ini memang efektif untuk membuat air kembali jernih. Kaporit (calcium hypochlorite) memang efektif sebagai desinfektan untuk membunuh bakteri dan mikroorganisme dalam air sumur. 

Sementara tawas (aluminium sulfate) berguna sebagai koagulan untuk mengendapkan partikel-partikel padat yang menyebabkan warna kuning. Kombinasi penggunaan kaporit dan tawas dapat membantu membersihkan dan menyaring air sumur secara efektif, tentunya dengan treatment dan peralatan yang mendukung.

2. Menggunakan Arang

Arang atau charcoal memang terbukti bagus sebagai solusi untuk memperbaiki kualitas air sumur kuning dan berbau tidak sedap. Bahan ini memiliki sifat menyerap yang kuat, mampu menangkap serta menghilangkan zat-zat organik dan bahan kimia yang menyebabkan air menjadi berwarna dan berbau. 

Namun, butuh alat khusus untuk mengalirkan air melalui arang aktif, sehingga partikel-partikel yang tidak diinginkan terperangkap di permukaan pori-pori arang. Umumnya, arang menjadi salah satu bahan yang penting dalam sebuah sistem filtrasi. 

3. Tingkatkan Kualitas Water Treatment

Solusi terakhir yang paling ampuh tentunya dengan memperbaiki kualitas danĀ metodeĀ water treatment yang Anda gunakan. Pasalnya, jika kondisi geologis sudah tidak bisa diubah, maka pengolahan airlah yang harus Anda tingkatkan. Anda bisa memulai dari memilih pipa yang aman dan berkualitas, menggunakan sistem sanitasi yang baik, serta bantuan filtrasi yang unggul.

Metode pengolahan air yang buruk dapat mengakibatkan penggunaan dosis bahan kimia yang tidak sesuai, sehingga tidak dapat menghilangkan kontaminan dengan efektif. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan peralatan memadai dan jasa water treatment yang terpercaya.

Bersama Tanindo, Tidak Takut Lagi Air Sumur Kuning dan Berbau

Dari penjelasan di atas, kini Anda tahu bahwa penting untuk bersikap tenang dan analitik ketika menghadapi masalah air sumur kuning. Amati dan cari tahu apa penyebab masalah Anda, lalu cari solusi terbaik yang bisa Anda lakukan. 

Pastikan juga untuk meningkatkan solusi yang lebih komprehensif, dengan memperbaiki kualitas water treatment yang Anda gunakan. Untuk itu, penting memilih jasa water treatment terbaik seperti Tanindo, yang berpengalaman dan andal dalam masalah perbaikan kualitas air sumur dan perawatannya.