Mengenal Teknologi Tenaga Surya, Tenaga Penggerak Pompa Air

Semua orang membutuhkan air bersih. Hampir setiap aktivitas dalam rumah tangga tidak lepas dari ketersediaan air. Begitu pula di bidang pertanian, air dibutuhkan untuk mengairi sawah supaya hasilnya bisa maksimal.

Sayangnya, air tidak tersedia cukup banyak untuk memenuhi semua kebutuhan itu. Sering kali, menggunakan pompa tenaga listrik pun tidak memungkinkan. Selain karena biayanya cukup mahal, listrik belum menjangkau daerah-daerah tertentu sehingga pengguna harus menyewa genset. Nah, untuk mengoperasikan genset dibutuhkan BBM yang tidak sedikit.

 

Cara Kerja Tenaga Surya

Untuk itu, digunakanlah sebuah cara lain, yaitu dengan memanfaatkan tenaga surya. Pada musim kemarau, yaitu pada saat ketersediaan air berkurang, sinar matahari justru berlimpah sehingga bisa menggerakkan panel pada alat ini.

Sistem pompa bertenaga surya ini dirancang dengan otomatis sehingga tidak diperlukan operator untuk menjalankannya. Terdapat 3 komponen dalam alat ini, yaitu:

  • Solar Panel adalah alat yang berguna untuk mengubah energi yang berasal dari cahaya matahari menjadi energi listrik. Energi inilah yang akan digunakan untuk menjalankan pompa.
  • Motor Controller adalah alat yang berguna untuk mengatur energi listrik tersebut sehingga bisa bermanfaat secara maksimal.
  • Pump Unit adalah alat yang mengubah energi listrik menjadi energi gerak. Energi inilah yang bisa memompa air dari dalam tanah.

Selain itu, ada pula perlengkapan lain, seperti tangki untuk penyimpanan air, pipa untuk mendistribusikan air, dan sebagainya.

Pada dasarnya pompa air yang memanfaatkan tenaga surya bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Contohnya:

  1. Menghasilkan air bersih untuk kebutuhan masyarakat dalam lingkup yang sederhana. Kapasitas yang bisa dihasilkan antara 5 kubik hingga 100 kubik setiap hari.
  2. Bisa digunakan untuk kebutuhan pertanian maupun perikanan.
  3. Bisa digunakan untuk menyediakan air di kolam renang.

Sementara itu, pompa yang bisa digunakan ada beberapa, yaitu floating pump, surface pump, subsumersible pump, dan lineshaft pump. Pemilihan jenis pompa ini bergantung pada kondisi sumber air yang tersedia.